Mmmmm sebenernya udah gatel pengen nulis di blog lagi neh, tapi berhubung kerjaan kian hari kian numpuk, ya apa bole buat baru bisa nulis sekarang deh. Di kesempatan ini saya ngucapin selamat menempuh hidup baru buat mbok “Sasme” yang telah married tanggal 10 Desember lalu. Singkat story, kali ini crew Balibagus dapet invitation buat ngadirin upacara “pawiwahan” dari Sasme yang bertempat di Buleleng ( maybe the hottest city in Bali
Jauh – jauh hari kita udah nyusun rencana buat bermalam di Lovina, salah satu tempat pariwisata yang paling populer di Buleleng. Mo nya seh semua crew ikutan, tapiiii karena sesuatu dan lain hal yang berangkat cuman tiga orang. Tanggal 9 Desember, kita berangkat dari denpasar sekitar pukul 3 sore. Selama perjalanan dari Denpasar ke Buleleng, ada banyak tempat atawa spot pariwisata yang bisa kita kunjungi untuk sekedar melepas penat berkendara. Salah satunya adalah Bedugul, disini terdapat pasar buah dan sayuran segar yang langsung dipetik dari kebunnya (kata yang jualan seh
) Cuaca yang dingin dan udara yang segar merupakan salah satu kelebihan tempat ini. Sepiring mie + sayur + telor mengiringi kami menikmati keramaian dan kesegaran Bedugul. Banyak pedagang asongan yang menjajakan jagung rebus, strawberry, de el el, buat nyambung hidup keluarga mereka. Mereka terlihat sangat bahagia dan nyaris tanpa beban, di tengah hiruk pikuk wisatawan baik lokal ataupun mancanegara. Disini juga terdapat kebun raya Bedugul yang menyajikan aneka flora atawa tumbuhan berbagai jenis dari beberapa daerah di Indonesia. Selain itu keindahan Danau Tamblingan, menjadi alternatif pelepas penat yang lain. Di danau ini kita bisa nyewa boat buat keliling danau dengan harga yang cukup terjangkau, atau hanya sekedar makan bakso dan kopi susu sambil menikmati keindahan Danau Tamblingan.
Puas rehat, kami lanjutin lagi trip, langsung menuju ke Buleleng mmm Lovina seh tepatnya. Kami nginep di Aditya Beach Resort, salah satu hotel yang terletak di pinggir pantai Lovina. Fasilitas lumayan, lengkap dengan pool, dan ocean view, trus ada cable tv nya lagi. Disini kita bisa nikmatin “dolphin watching” ato nonton lumba – lumba ( kayak kurang kerjaan aja ) yang menarik banyak minat wisatawan. Cuaca lovina yang cenderung panas bagai ga terasa, soalnya neh hotel lumayan asri. Malemnya ada beberapa alternatif buat ngabisin waktu, like jalan jalan ke Pantai Penimbangan ( cuci mata liat cewek buleleng yang bening2 sambil makan seafood ), ke cafe – cafe lokal, dan yang heboh, katanya pak Satpam provide cewek neh buat yang doyan
Yaaaa pokoknya lengkap kap kap deh, meski ga sehingar – bingar kuta, dan se~luxury nusadua, Buleleng masih memiliki daya pikat dan kharisma yang layak untuk dinikmati.
Culture masyarakat yang unik, pesona alam dan gadisnya, dan keramahtamahan Buleleng akan selalu membekas di ingatan saya.

Fresh Strawberry di Bedugul Market

Seorang Pedagang Asongan di Bedugul

View Beach dari Aditya Beach Cottage

Trio Kwek Kwek Kwek

Crew Balibagus @ Bedugul

Selamat ya Mbok Sasme, bapaknya mana neh






New Comments